Gaya Belajar Day #13

Hari ini saya mengamati gaya belajar adek pada saat les menggambar. Kali ini guru lesnya mengajarkan tehnik mewarna gambar menggunakan cat air. Karena ini baru pertama kalinya, saya melihat adek agak ragu-ragu saat menuangkan cat air ke wadah putih, bahkan saat butuh air dia meminta saya untuk membantunya.

Akhirnya saya bantu ambil air dan wadah kecil untuk mencuci kuas. Tetapi menuangkan catnya kedalam mangkokan kecil-kecil cat air itu masih dibantu oleh guru lesnya. Tapi saat menguaskannya, adek sudah tidak terlihat canggung dan sudah tidak banyak pertanyaan kepada guru les nya dia menggunakan kuas dan memainkan warna gradasi.

Hari ini tehnik yang diajarkan guru lesnya hanya saat mencampur warna saja selanjutnya sampai akhir adek mengerjakannnya sendiri dengan insting menggambarnya. Tetapi ada bagian seperti saat kuas di gerakkan terlalu keras sehingga menimbulkan cipratan-cipratan kecil yang cukup banyak, tapi masih dirasa wajar oleh guru lesnya.

Saya sempat melihat adek salah mewarnai (terlalu gelap) saat mewarnai sudut bagian bawah gambar gunung. Tetapi kemudian diarahkan guru lesnya dengan menebalkan warna gunung sisi lain agar menjadi imbang.

Saat les tadi saya sempat merekam sebentar kegiatannya dan memfoto hasil mewarnainya menggunakan cat air. Alhamdulillah adek hari ini belajar dari mendengar instruksi guru les dan kinestetik menggerakkan kuas cat air dengan baik.

 

Gaya Belajar Day #12

Hari ini pengamatan saya saat adek mengalami masalah, dia bilang sama saya bahwa bukunya rusak. Sampul depan buku matematikanya lepas dan dia ingin memperbaikinya.

Saat itu akhirnya kami berdiskusi sebentar

Bunda : “enaknya diapain ya dek? ” trus adek bilang

Adek     : “ini bisa diperbaiki pakai isolasi bunda, mana ya isolasinya?”

Bunda : ” Isolasi di mejanya abi nak”

Akhirnya adek bergegas mengambil isolasi dan guntung yang dia punya dan mulai memperbaiki bukunya. Saat dia mulai memperbaiki sampai dengan selesai, adek tidak minta bantuan sama sekali. Saya mengamati meskipun sempat kesulitan sampai-sampai ada beberpa isolasi yg di gunting lagi karena ujungnya melintir, dia tetap tidak menyerah mengulangnya sampai akhirnya sampul bukunya sudah menempel lagi.

Baru kali ini saya sadar ternyata motorik adek banyak mengalami kemajuan, sudah cukup terampil menggunakan gunting dan isolasi, padahal seingat saya dia masih kurang terampil sebelumnya. Alhamdulillah

Hari ini hasil pengamatan saya, tentang gaya belajar adek, dia bisa belajar dari kesalahan awal saat menggunting isolasi dan mengulanginya lagi dengan benar (kinestetik dan logika matematika)

 

Gaya Belajar Day #11

Hari ini pengamatan saat adek mengerjakan PR matematikanya. Kebetulan PR matematika ini tidak selalu ada hanya tambahan karena sekolah melihat adanya beberpa murid yang masih kesulitan sehingga diberikan latihan di rumah.

Menurut pengamatan hari ini, saya melihat ternyata adek juga membaca soal dan memikirkan jawabannya dengan suara keras (tidak dibaca dalam hati). Dan kali ini juga terlihat dia menggunakan jari-jarinya untuk berhitung. Karena PRnya jumlahnya hanya 10 nomor dan semua soal masih dalam satu sub bab, menurut saya adek cukup cepat menyelesaikannya. Tetapi hari ini ada yang diluar kebiasaan, adek meminta saya untuk bantu mengkoreksi jawaban dan cara mendapatkan jawabannya. Saat saya tanya kenapa kok tumben hari ini minta dibantu koreksi ternyata kata dia karena sub bab ini baru diajarkan sehingga dia merasa perlu untuk bertanya apakah jawabannya sudah benar.

Saat saya periksa ternyata ada satu soal yang jawabannya salah, dan saat saya sampaikan bahwa ini salah jawaban dan harusnya di kali bukan dibagi, adek merasa itu tidak mungkin karena sesuai informasi dari ustadzahnya, harusnya semua soal ini caranya hanya dibagi. Adek sempat protes dan menangis, da saat saya perhatikan lagi semua soalnya, saya menyimpulkan khusus satu soal ini memang yangkemungkinan salah salah soal karena memang berbeda tipe dengan soal lainnya.

Tetapi akhirnya adek mengikuti apa yang saya sampaikan dan menganti jawabannya dengan ikhlas tanpa menangis. Alhamdulillah, hari ini mengamati gaya belajar auditory dan kinestetik.

 

 

Emak Belajar Blog Bareng ORTU Indonesia

IMG_20180211_095732

Emak Belajar Blog Bareng ORTU Indonesia – Salah satu me time para emak termasuk saya hari ini adalah ketemu bareng emak-emak lain untuk belajar buat blog. Karena cari waktu untuk bisa ketemuan bareng bagi para emak itu memang sesuatu banget hehe…

Hari ini sengaja kami rancang untuk mengundang salah seorang blogger yang cukup kami kenal untuk mengajarkan kami ngeblog dan kami belajar ngeblog ini di rumah founder Ortu Indonesia karena memang kegiatan hari ini disponsori oleh Ortu Indonesia.

Suasana belajar blog bareng ORTU Indonesia ini memang kami buat santai. Semua peserta membawa makanan sendiri karena kami sengaja membuat kegiatan ini seperti potluck party dan lesehan sehingga suasana serius tapi santai sangat terasa.

Acara belajar blog bareng ORTU Indonesia hari ini kami mulai dari perkenalan apa itu blog, jenis-jenis blog, manfaat membuat blog, platform blog, tips-tips agar blog yang kami punya bisa monetize dan lain-lain. Setelah itu kami istirahat dan melanjutkan melakukan dengan mengerjakan tugas yang diberikan oleh pemateri.

Oh ya saya lupa memperkenalkan profil pemateri kami hari ini adalah seorang blogger yang tinggal di Surabaya meskipun berdarah Bugis-Makasar tetapi beliau ini cukup menguasai bahasa Jawa. Nama beliau adalah Rahmah dan kami biasa memanggilnya “mba Amma” sehingga lebih akrab.

Peserta hari ini adalah emak-emak dari beragam latar belakang, ada yang bekerja di ranah publik dan ada yang bekerja di ranah domestik alias Ibu Rumah Tangga. Tujuan dilakukan acara belajar blog bareng ORTU Indonesia ini adalah agar kami bisa belajar banyak tentang blog dan menuliskan apa saja yang ingin kami tulis sehingga apa yang kami tulis bisa bermanfaat untuk orang lain terutama para orang tua ataupun para visitor yang mencari informasi dari apa yang kami tuliskan.

Hari ini saya secara pribadi belajar banyak dari kegiatan belajar blog bareng ORTU Indonesia karena dari kegiatan hari ini, terutama praktek langsung membuat saya pribadi semakin paham beberapa fitur yang sebelumnya tidak pernah saya manfaatkan setiap membuat tulisan di blog.

Semoga kami semua yang ikut kegiatan  hari ini bisa rajin menulis dan membagikan pengetahuan kepada para pembaca agar apa yang kami kuasai menjadi lebih bermanfaat, amin.

 

Gaya Belajar Day#9

Pengamatan hari ini, karena saya juga ada kegiatan sedari pagi sampai sore. Hari ini saya mengamati gaya belajar adek saat mengerjakan PR. Kebetulan hari jumat selalu ada PR untuk mengisi liburan.

Yang saya amati setiap ada PR dia selalu mandiri mengerjakan, kecuali saat dia kesulitan memahami soal  atau yang mebutuhkan beberapa bahan untuk membuat prakarya. Hal-hal yang unik saat saya amati ;

  1. Adek selalu mengerjakan PR tanpa disuruh
  2. Jarang sekali meminta bantuan, meskipun pada akhirnya nilainya kurang sempurna
  3. Cukup baik mengingat apasaja yang disampaikan guru kepadanya atau yg saya sampaikan
  4. Mencari referensi dari buku dulu jika mengalami kesulitan setelah itu jika masih belum menemukan jawaban baru meminta bantuan ke kakak atau kepada saya.
  5. Membaca soal dengan keras.
  6. Membagi PR menjadi dua bagian yang dikerjakan hari ini dan dikerjakan besok        ( tidak sekaligus selesai di hari sabtu) kecuali jika sudah disampaiakan kami akan pergi menginap hari sabtu maka jumat akan diselesaikan semua olehnya.
  7. Suka mengerjakan di tempat-tempat yang menurut saya kurang terlihat.

Dari beberapa pengamatan ini jika melihat teori dari funders aand founders maka hari ini adek menggunakan gaya belajar saat ini adalah auditory dan visual sedangkan merujuk pada materi diklat PAUD 2009 maka adek juga menggunakan gaya belajar pribadi karena suka mengambil tempat-tempat atau lokasi yang terkesan menyendiri saat mengerjakan PRnya.

Gaya Belajar Day #8

Hari ini cukup melelahkan karena saya lumayan banyak kegiatan. Bahkan setelah jemput sekolah, adek terpaksa harus ikut saya untuk survey hotel sehingga kami sampai dirumah cukup malam sekitar jam 18.00 wib.

Saat sudah dirumah, kami sholat bareng dan saya bantu-bantu iyuk menyiapkan makan malam. Tidak lama kemudian gutu mengaji anak-anak datang dan anak-anak mulai setoran hapalan. Hari ini adek setoran surat yasiin, yang kemarin juga sudah sempat disetorkan kepada saya sebanyak 10 ayat.

Setelah mengaji adek dan kakak dapat jatah screen time dan seteleh itu saya dan dia berdiskusi tentang materi apa yang akan dibawakan saat tausiyah di sekolah. Setelah cukup lama memilih materi dari Ar-Rahman the inspire akhirnya kami pilih pembahasan tentang adab makan dan minum yang kami ambil dari Bulugul Maram QS . Al Mursalat (77) : 43 tentang adab makan dan minum.

Kenapa kami memilih materi itu karena yang harus di hapal tidak terlalu banyak, ada 3 adab makan dan minum yang dibahas dan setiap poin ada hadistnya. Kamipun sepakat mendesign cara memberikan tausiyahnya yaitu dengan menghapal adabnya tetapi menulis hadist Rasulullah  di kertas supaya tepat penyampaiannya.

Hari ini adek langsung berlatih menghapal point -pont yang dia harus hapalkan dan besok akan menuliskan hadistnya. Alhamdulillah intinya adek sudah paham ttg adab makan dan minum ini.

Padahal hanya dengan cara belajar, membaca materi 1x dan mendengarkan saya mengucapkan dengan keras dengan berperan sebagai orang yg menyampaikan tausiyah 1x adek sudah bisa menangkap materinya dengan baik.

Sudah tidak diragukan dengan membaca, mendengar dan mempraktekkan bertausiyah dihadapan saya makan 80% dari materi ini mudah diingat oleh adek.

#harike8

#tantangan10hari

#gamelevel4

#GayaBelajarAnak

#KuliahBunSayIIP

 

Gaya Belajar Day#7

Alhamdulillah,…

Beberapa kali terpapar surat Yasin akhirnya adek bisa menghapal 10 ayat dari surat ini. Meskipun belum terlalu lancar tetapi dia sudah paham urutan dan awalannya.

Hari ini tadi saya mencoba mengawali surat dan meminta dia meneruskannya, dan dari cara ini saya bisa menghitung berapa ayat yang adek sudah mulai hapal. Ternyata memang auditorynya lumayan baik.

Oh ya hari ini saya juga berdiskusi dengan adek untuk membahas tausiyah apa yang akan disampaikan di jadwal adek memberikan tausiyah setelah sholat ashar karena adek belum mendapat giliran.

Nah kami merencanakan untuk membuat presentasi singkat tentang beberapa pesan Rasulullah di surat tertentu menggambil dari buku tafsr yang kami punya. Cuma adek belum putuskan surat apa yang akan dia pilih. besok kami akan mulai membuat bahan untuk tausiyah yang akan disampaikan adek.

Alhamdulillah untuk hari ini.

#harike7

#tantangan10hari

#gamelevel4

#GayaBelajarAnak

#KuliahBunSayIIP

Gaya Belajar Day #6

IMG_20180207_220101Selamat malam good people…

Hari ini adek ujian Juz 30, dan menurut dia ada 2 kali kesalahan saat hari ini di test sama ustadz Syamsul. Semoga adek bisa lulus dan naik ke Juz 1. Sebenarnya kami tidak menargetkan anak-anak untuk menghapal Qur’an tetapi memang di sekolahnya ini karena mengaji dilakukan per kelompok dan dibaca terus bersama-sama sehingga anak-anak lebih mudah menghapal dan tidak merasa tertekan.

Nah hari ini pengamatan saya berubah haluan lagi karena les megaji harus libur karena ustadzah masih sakit. Jadi hari ini mengamati adek saat les menggambar di rumah. Baru kali ini saya memperhatikan betul bagaimana dia mengcopy dengan menggambar ulang gambar yang di contohkan oleh gurunya tetapi pada media yang lebih besar ( kertas yg digunakan adek ukuran A3) sedangkan contoh nya mengunakan buku gambar ukuran A4.

Dari pengamatan saya ini terlihat jelas si adek bisa secara detail menggambar dan hasilnya cukup proposional dengan kertas yang dia gunakan padahal hanya dengan mengamati gambar contoh saja. Setelah menggambar menggunakan pensil, adek mulai menebali gambarnya. Biasanya guru les nya tidak menggunakan cara seperti ini, biasanya guru lesnya menggambar di kertas dan diikuti adek dengan menggambar di kertas lain sehingga mereka selesai menggambar dalam waktu yg hampir bersamaan.

Dari pengamatan ini adek menggunakan dua gaya belajar yaitu visual dan kinestetik. Dan semuanya menurut saya baik, secara visual dia bisa meniru gambar contohnya dengan cara menggerakkan tangannya untuk menggambar dan menurut saya tanpa ragu, tanpa salah ( alias tidak menghapus sama sekali) dan langsung menebali tanpa ragu-ragu.

Dengan perbedaan besarnya kertas yang dia gunakan menurut saya anak ini juga sudah bisa mengira-ngira besaran gambar yang harus dia gambar di kertas itu logika matematikanya juga sudah terbentuk.

#harike6

#tantangan10hari

#gamelevel4

#GayaBelajarAnak

#KuliahBunSayIIP

Gaya Belajar Day #5

Selamat malam semuanyaa….

Karena hari ini adek outbond, saya sudah meramal (bukan seperti ramalan Dilan kepada milea yaa..) saya meramal adek pasti kecapekan dan tidur lebih awal. Sehingga waktu saya tidak banyak untuk bisa melakukan pengamatan.

Untungnya adek ini anak yang cukup matang, malam ini selepas isya dia belajar lagi membaca beberapa surat pendek karena besok itu ada ujian kelulusan hapalan juz 30. Sejak beberapa hari lalu memang dia sudah sampaikan bahwa tanggal 7 adalah jadwal adek ujian hapalan sehingga kami berdua sudah berdiskusi dan adek memutuskan sendiri akan lebih sering membaca hapalannya setelah sholat magrib jika tidak ada les mengaji.

Dalam persiapannya melancarkan hapalannya adek memang selalu melakukannya sendiri tanpa meminta bantuan dari saya. Sehingga saya cukup mengamati saja kegiatan menghapalnya,  kekuatan  gaya visual dan auditory saat menghapal sangat terlihat pada anak ini. Dia membaca dan menyuarakannya dengan keras berulang-ulang sampai lancar.

Bismillah semoga besok dilancarkan ujiannya, amiiin

#harike5

#tantangan10hari

#ganelevel4

#GayaBelajarAnak

#kuliahBunSayIIP

 

Gaya Belajar Day #4

Hari ini seharusnya sesuai rencana saya akan melatih gaya auditory adek dengan mendengarkan surat Yasin saat tahlil bareng. Ternyata saya lupa hari ini di rumah kami ada pertemuan PKK bulanan dan karena agendanya cukup banyak kami baru selsai cukup malam. Sehingga tidak bisa melakukan Tahlil bersama.

Setelah PKK pun saya harus segera merekap seluruh iuran yang terkumpul karena ini berhubungan dengan uang sehingga saya memilih segera menyelesaikannya. Akhirnya saya memberikan instruksi kepada adek untuk mempersiapkan sendiri peralatan yang harus dibawa untuk besok outbond ke taman dayu.

Yang paling tidak disangka itu adalah sang kakak yang baik hati itu inisiatif membantu sang adek untuk mempersiapkan perlengkapan outbond tanpa diminta. benar-benar inisiatifnya sendiri. Setelah saya menyelesaikan pekerjaan saya, saya mengatakan kepada adek bahwa Alhamdulillah punya kakak yang baik yang mau membantu adek packing malam ini padahal tanpa diminta (tujuan saya semata-mata untuk mengajarkan kasih sayang antar siblings untuk menghindari sibling rivalry)

Hal mengejutkan ternyata adek bisa mengikuti instruksi saya dengan melakukan packing hanya beberapa hal dibantu sang kakak dan berinisiatif membawa barang yang dirasa perlu meskipun sempat meminta pertimbangan saya saat akan membawa mukenah.

Salah saya saat itu saya terburu-buru memnyuapi solusi kepada anaknya :

Adek   : Bunda, adek harus bawa mukenah ya?

Bunda : Iyah sayang besok itu kegiatan adek dari jam 8 sampai jam 5 sore

Adek  : Adek bawa mukenah yang mana?

Bunda  : Terserah, boleh yang mana ajah. Kalau adek pengennya bawa mukenah yang mana? (saya balik bertanya)

Adek : Aku bawa yang biasa dipake disekolah saja ya?

Bunda : boleh

Adek : Tapi bund kata kakak biasanya kalau outbond kelas pasti dikunci dan kata kakak ga mungkin bisa ambil mukenah… (mukanya sedih)

Bunda :  (dimulailah kesalahan saya…) “Oke bilang ajah sama ustdzah kalau adek ijin mau ambil mukenah di kelas.” — terburu-buru menyuapi solusi, padahal harusnya saya memancing anaknya apa yang bisa dilakukan agar bisa mengambil mukenah di dalam kelas.

Hari in saya belajar.. bahwa ternyata adek sudah bisa menerima instruksi suara dengan baik, dan hari ini pula saya belajar dari kesalahan yang terlalu cepat menyuapi solusi. Seandainya tidak saya suapi kemungkinan saya bisa mengcoaching anak saya dan bisa tahu apakah dia bisa mencari solusi sendiri. Tetapi alhamdulillah saya sudah tahu dimana saya bisa belajar dari kesalahan.

Alhamdulillah

#harike4

#tantangan10hari

#gamelevel4

#GayaBelajarAnak

#kuliahBunSayIIP