Review kelompok 3 Game 11 Bunsay

Pentingnya Mengenalkan Bagian Tubuh Pada Anak

Didalam materi kelompok tiga ini ada Quote yang sangat kuat menurut saya, seperti ini bunyi Quote nya :

“Orangtua merupakan faktor utama dalam pembentukan identitas gender seseorang” (Wood,2011)

kalimat ini cukup membuat orang yang membaca, menjadi paham bahwa identitas gender itu ditentukan dari kehadiran orangtua dan kedekatan orangtua keanak-anaknya. Nah masalahnya hadir saja tidak cukup, orang tua harus belajar agar anak dekat degan kita dan tiak trauma. Banyak kasus LGBT itu karena trauna dengan orang tuanya.

Advertisements

Day 1 Bunsay Level 10

Internal Competition DBL Academy

Hari ini adalah hari kedua kakak akan mengikuti internal competition di academy, kebetulan kemarin kalah dan kemarin pula kakak sempat kecewa dan mengatakan pada saya bahwa dia tidak mau ikut pertandingan hari ini karena percuma pasti kalah karena lawannya jauh lebih baik.

Waktu itu saya hanya jawab itu tidak boleh nak, karena namanya tidak bertaanggung jawab, bunda berharap kamu menyelesaikan pertandingan ini tidak peduli hasilnya. karena masih kecewa akhirnya saya tidak mengatakan apa-apa lagi saat dia menjawab kalimat saya.

Malamnya saya ceritakan kepada kakak tentang kisah pelari bernama Derek Redmond. Derek adalah pelari tercepat untuk laari sprinter 400 meter dan memecahkan rekor lari di olimpiade 1991. Tahun 1992 saat olimpiade musim panas, Derek sedang bersiap untuk mengikuti kejuaraan  lari lagi tetapi sayang saat baru berlari 150 meter kaki Derek cedera dan dia tidak bisa melanjutkan larinya karena kakinya sakit. tetapi saat tim medis menghampirinya Derek tetap berusaha berjalan dan menyelesaikan pertandingannya meskipun semua lawannya sudah menyelesaikan lari 400 meter tersebut. Untuk keteguhannya bertanggung jawab menyelesaikan pertandingannya ini Derek mendapat sambutan luar biasa dari sekitar 65.000 penonton yang hadir, penonton yang melihat kejadian ini menjadi sangat terharu dan mengapresiasi keteguhan hati Derek.

Setelah saya bercerita kepada kakak Rinov, Alhamdulillah hari ini dia bersedia hadir dalam pertandingannya dan malah timnya harus menang karena tim lawan tidak hadir lengkap sehingga tim kakak menang WO. Akhhirnya saya menceritakan juga kisah saya saat pernah juga mengalami menang WO dan itu menurut saya juga tidak terlalu menyenangkan karena menang melawan lawan lebih baik dari menang WO.

Semoga kisah ini akan diingat terus oleh kakak dan dia bisa mengambil value dari cerita tersebut. Amiin

Day #7 bunsay level 7

Hari ini hari kedua kami puasa yanpa abinya anak -anak, beliau sedang tugas di luar kota. Karena kebetul saya juga sedang ada kegiatan buka bersama dengan ex teman kantor yang dulu maka anak-anak saya titipkan ke tantenya.

Saat persiapan itu kakak sudah bisa menyiapkan apa saja yang mau dibawa untuk beberpaa keperluan disana dia pikirkan sendiri seperti:

  1. Peralatan mandi
  2. Peralatan sholat
  3. Buku-buku pelajaran untuk PAT keesokan hari
  4. Al Qur’an

Ternyata yang saya sempat merasa kaget karena saya tidak membriefing apa-apa tentang melanjutkan membaca Al -Qur’an karena kakak punya target pribadi, teryata kakak tetap konsisten membaca 2 juz demi agar target megajinya cepet tercapai. Alhamdulillah

 

Day #3 Bunsay Level 7

Pagi ini pengamatan saya ke kakak adalah saat kakak sedang belajar mengecat kotak Kas RT.  Kebetulan suami saya adalah pak RT,  dan barusaja mendapat warisan kotak kas yg terbuat dari kayu.

Agar kotak tersebut mempunyai identitas dan terlihat lebih rapi,  maka suami saya berencana mengecatnya dan mengajak kakak Rinov melihat dna mebantu prosesnya.

Kami cukup takjub juga ternyata saat proses awal perencaan kakak sudah bisa memberikan ide agar lebih cepat menggunakan cat semprot atau biasa kita sebut piloc.

Akhirnya setelah merencanankan bagian mana saja yg di cat,  kemudia membuat dasar tulisan dari kertas yg fi print terlebih dahulu dan dipotong menggunakan cutter.  Akhirnya kotak kas sudah selesai dikerjakan.

Alhamdulillah

 

Mari Membaca #9

Tadi pagi saya libur mengantar anak ke sekolah,  kebetulan pak suami yang antar.  Akhirnya saya mengisi waktu dengan sarapan dan kemudian membaca buku Anti Panik untuk bayi usia 0-36 bulan.  Buku yg menarik sie,  saya jadi mengenal bbeberbe istilah batu yg jaman saya dulu belum pernah mendengarnya.

Sore saat anak-anak pulang ternyata si adek Datien memulai kegiatan pulang sekolahnya dengan membaca dua buku yaitu kisah abunawas dan little red riding hood.  Sebenarnya buku ini sudah pernah dibaca beberapa kali tetapi, hari ini dia baca lagi.  Saat saya tanya apakah ada hal yg dia belum pahami di buku Abunawas,  dia mengatakan ada beberapa bagian yg dia kurang paham maksud ceritanya.  Saya sampaikan kepadanya besok jika ada waktu kita bisa membaca bersama-sama buku Abunawas.

Hari ini kakak seperti bebas dari aktivitas belajar, kebetulan hari ini hari terakhir dia PTS.  Besok adalag hari wisudanya kakak untuk lelas tartil bil Qolam setelah ini kakak akan masuk kelas Tahfidz.  Cuma hari ini dia sepertinya sedang tidak ingin membaca buku apapun,  sehingga saya juga tidak terlalu memaksanya.

Seperti biasa pak suami tetap setia dengan membaca artikel bolanya.  Kadang saya berharap beliau mau banyak membaca tapi saya sudah bersyukur sekali beliau kadang masih mau membaca beberapa buku yang dia rasa perlu.

Alhamdulillah

Mari membaca Day #5

Akhirnya hari ini menulis untuk tantangan hari ini, karena sebelumnya saya harus menulis tentang kegiatan membaca dirumah untuk hari kemarin. karena saya ketiduran dan baru bangun jam 02.00 dini hari akhirnya baru dirapel malam ini menulis game level ini.

Hari ini seperti hari Senin yang terjadi dalam kehidupan saya (cie..cie..) setelah mengatar adek ke sekolah saya memulai dengan ritual pagi, yaitu mengecek semua akun Instagram karena saya adalah admin untuk startup digital ortu Indonesia dan akun lain yang juga saya kelola. Nah biasanya sambil mengecek akun-akun ini saya juga belajar beberapa hal dari postingan lain yang kebanyakan tentang parenting. Setelah membersamai pak suami makan pagi dan pak suami berangkat kerja, saya siap-siap berangkat ngantor di rumah adek saya di jemursari. Disinilah saya sering melakukan ritual membaca juga karena kebetulan di ortu Indonesia ini saya adalah chief konten yang bertugas membuat podcast, menulis scrip podcast sekaligus menuliskan artikel yang berkaitan dengan konten yang sedang saya kerjakan, kebetulan hari ini saya menulis artikel dari buku Enlightening parenting. Bahkan karena konten ini haris dibuatkan artikelnya, scriptnya dan harus saya buat podcastnya saya kebanyakan hapal apa saja yang saya baca karena konten ini Alhamdulillah.

IMG-20180304-WA0003

Sepulang saya ngantor di rumah adek saya, kebetulan kakak sudah ada di rumah bersama guru les gitarnya sedang latihan mengenali nada dan lagu, sedangkan adeknya memang belum sampai rumah. Adek hari ini dijemput oleh abinya sehingga tugas saya hari ini berkurang satu hehehe… Tidak lama setelah saya sampai ternyata adek Darien dan pak suami sampai rumah juga, setelah ganti baju dan meletakkan seragamnya di tempat pakaian kotor adek langsung mengambil buku yang hendak dia baca. Kebetulan buku Why yang presentation sudah habis dibaca kemarin sehingga hari ini judul seri yang adek baca adalah yang berjudul teknologi informasi. Buku ini menurut saya cukup baus, tetapi adek belum banyak paham hal-hal yang dimaksud oleh buku ini. Meskipun dia tidak banyak bertanya tetapi saya mencurigai ada bebebrapa hal yang harus saya diskusikan dengannya, sayangnya malam ini saya ada pertemua rutin PKK sehingga waktu saya tersita untuk kegiatan ini sejak habis magrib persiapan samapai jam 20.30 baru benar benar selesai.

IMG_20180305_221543

Berbeda dengan adeknya, kakak masih berkutat dengan buku pelajara karena besok adalah PTS hari kedua. Kebetulan di rumah kami ini jarang kami meminta anak-anak belajar saat PTS, kebanyakan mereka sendiri yang berinisiatif untuk belajar, karena merasa butuh. Alhamdulillah kakak meskipun selalu dengan ritual mendengarkan musik dia tetap mempelajari buku-buku pelajarannya.

Seperti biasa tokoh saya yang terakhir adalah bapak Bambang alias suami saya atau biasa saya sebut pak suami. Hari ini sesuai ceritanya pak suami ini membaca buku yang beberapa hari lalu dia beli di gramedia. Buku yang berjudul Strategi Briliant Menembus Pasar Ekspor ini dibaca oleh pak suami ketika jam istirahat dikantor. Saya lupa menanyakan kepada beliau apakah bukunya bagus dan menarik? Tetapi saya jadi ingat kenapa pak Suami membeli buku ini adalah karena beliau ingin belajar tentang ekspor mumpung usianya baru menginjak usia 40 tahun. Kata orang-orang pinter mulailah belajar wiraswasta saat usaia 40 karena saat sudah pensiun biasanya kita tidaj tahan banting lagi seperti saat kita masih muda.

IMG_20180302_172646

 

Alhamdulillah

 

Mari Membaca Day #4

Kemarin saya ketiduran sehingga saya tidak mengerjakan game hari ke-4, jadi malam ini harus dirapel, tak apalah sambil menulis indah (hehehe). Oyah kemarin itu yang yang saya ingat adalah saya ketiduran saat membaca buku juga, kebetulan buku yang saya baca berjudul Jatuh Hati Pada Montessori, kebetulan saya pernah hadir di seminar penulis buku ini dan memang menurut saya apa yang diajarkan oleh mba Vidya sangat luar biasa membuat saya jatuh hati juga pada montessori (hehehe..maaf lebay).

Nah karena kemarin itu Minggu dan kami mulai siang sampai hampir magrib keluar jalan-jalan sekalian belanja bulanan, yang saya paling inget itu adek. Dia dari pagi membaca buku seri Why yang berjudul presentation, saya jadi ingat kemarin dia sampaiakan begini kepada saya “Bunda, ternyata buku ini bukan buku cara membuat presentasi power point yaa.. malah buku tentang bagaimana caranya kita berpidato atau presentasi di hadapan banyak orang” rupanya adek salah paham diawal saya membelikan buku ini untuk mengakomodasi kemampuan adek Darien yang sudah membuat presentasi power point.

Sedangkan sang kakak, sejak kemarin juga belajar materi pelajaran yang hari ini di PTS kan yaitu matematika dan seni budaya dan prakarya, sehingga dia banyak membaca beberapa diktatnya. Hari ini adalah hari pertama kakak PTS awalnya kaka request untuk minta libur les Gitar, tetapi kami memberikan gambaran bahwa les gitar di rumah menurut kami malah akan membuat dirinya lebih rileks, akhirnya kakak setuju untuk tidak meliburkan diri les gitarnya.

Tokoh terakhir di keluarga kami adalah pak suami, karena semalam saya tidur lebih awal sekali sekitar pukul 19.30 wib saya benar-benar tidak melihat pak suami membaca. tetapi saat saya tanya apakah dia membaca artikel bola seperti kebiasaannya dia sehari-hari ternyata jawabannya memang iyah, pak suami membaca artikel bola seperti biasanya. Oyah saya lupa cerita kalau pak suami belum sama sekali saya briefing jika bulan ini adalah game membaca untuk seluruh keluarga, jadi saat hari ini saya tanya apakah dia melakukan ritualnya setiap malam membaca artikel bola dia sempat bertanya kenapa menanyakan apa yang dia baca, barulah saya jelaskan dengan singkat bahwa bulan ini PR dari IIP adalah membudayakan membaca di masing-masing keluarga.

Alhamdulillah