Day 2 Bunsay Level 10

Adil yang Bukan Sama Rata Tetaoi Membagi Sesuai Kebutuhan Penerima

Hari ini saya tidak lama ambil waktu bersama kakak, karena kakak cukup letih setelah seharian sekolah dan les renang sorenya.

Hari itu secara tidak sengaja saya membahas tentang adil, karena waktu kami pergi dia merasa kami orang tuanya kurang adil memperlakukan kakak dan adik. Akhirnya saya jelaskan bahwa adil itu tidak selalu membagi rata sesuatu misalnya membagi pekerjaan rumah, tentunya karena kakak lebih tua kakak akan mendapatkan pekerjaan yang kelihatannya lebih berat jika di bandingkan dengan pekerjaan yang diterima adiknya. tetapi ini  jadi tidak adil karena sang adik usianya terpaut jauh.

Saya juga sempat mambahas kondisi adiknya yang masih kesulitan membaca jam analog. Kadang adiknya masih bingung jika diminta untuk menyelesaikan sesuatu dengan acuan jam akibat dari disleksianya yang belum tuntas, akhirnya kakak malah bercerita kepada saya tentang seorang guru IEP nya dia yang juga disleksia dan masih sulit mengeja beberapa kata seperti beautiful dan because. Kakak bilang menurut gurunya yang berasal dari London dan sudah berusia 20 tahun ini dia memang kesulitan mengeja dan disana banyak orang yang sudah paham tentang penyakit disleksia. Kakak bercerita pada saya bahwa ternyata pada beberapa anak penderita disleksia meskipun terlihat biasa tetapi mereka tetap harus punya trik trik khusus untuk mengatasi kekurangannya.

Alhamdulillah pengalaman belajar kakak di sekolah dalam program IEP ( international English Program) membuat kakak mendapat pengalaman berinteeraksi dengan seseorang dengan kondisi disleksia seperti adiknya.

Day 1 Bunsay Level 10

Internal Competition DBL Academy

Hari ini adalah hari kedua kakak akan mengikuti internal competition di academy, kebetulan kemarin kalah dan kemarin pula kakak sempat kecewa dan mengatakan pada saya bahwa dia tidak mau ikut pertandingan hari ini karena percuma pasti kalah karena lawannya jauh lebih baik.

Waktu itu saya hanya jawab itu tidak boleh nak, karena namanya tidak bertaanggung jawab, bunda berharap kamu menyelesaikan pertandingan ini tidak peduli hasilnya. karena masih kecewa akhirnya saya tidak mengatakan apa-apa lagi saat dia menjawab kalimat saya.

Malamnya saya ceritakan kepada kakak tentang kisah pelari bernama Derek Redmond. Derek adalah pelari tercepat untuk laari sprinter 400 meter dan memecahkan rekor lari di olimpiade 1991. Tahun 1992 saat olimpiade musim panas, Derek sedang bersiap untuk mengikuti kejuaraan  lari lagi tetapi sayang saat baru berlari 150 meter kaki Derek cedera dan dia tidak bisa melanjutkan larinya karena kakinya sakit. tetapi saat tim medis menghampirinya Derek tetap berusaha berjalan dan menyelesaikan pertandingannya meskipun semua lawannya sudah menyelesaikan lari 400 meter tersebut. Untuk keteguhannya bertanggung jawab menyelesaikan pertandingannya ini Derek mendapat sambutan luar biasa dari sekitar 65.000 penonton yang hadir, penonton yang melihat kejadian ini menjadi sangat terharu dan mengapresiasi keteguhan hati Derek.

Setelah saya bercerita kepada kakak Rinov, Alhamdulillah hari ini dia bersedia hadir dalam pertandingannya dan malah timnya harus menang karena tim lawan tidak hadir lengkap sehingga tim kakak menang WO. Akhhirnya saya menceritakan juga kisah saya saat pernah juga mengalami menang WO dan itu menurut saya juga tidak terlalu menyenangkan karena menang melawan lawan lebih baik dari menang WO.

Semoga kisah ini akan diingat terus oleh kakak dan dia bisa mengambil value dari cerita tersebut. Amiin

Day #10 Bunsay level 7

Hari ini kakak seharusnya masuk sekolah, tetapi karena jauh-jauh hari sudah ijin sama saya supaya hari ini ga masuk karena hanya kegiatan pondok Romadhon di sekilah hari ke-2 dan 3 hari lagi sudah raportan akhirnya memang saya ijinkan untuk tidak masuk sekolah.

Nah kebetulan juga hari ini Abinya sedang merenovasi dapur kami sehingga beberapa kali butuh bantuan kakak. Meskipun kakak beberapa kali seperti menunjukkan wajah kurang nyaman saat dimintain tolong tetapi kakak tetap melakukan.

Akhirnya saya sempat bicara baik-baik dengan kakak, saya hanya mengatakan begini.. ” kak, kami semua lagi repot, abimu persiapan mengecat sedang bunda membereskan dan mengeluaran barang yang sementara di keluarkan dari dapur sehingga jika kami minta tolong kakak mohon dimaklumi yaa..

Akhirnya kakak cukup memahami, saya juga memahami mungkin karena sedang puasa sehingga ada sedikit ogah-ogahan apalagi siang ini hawa Surabaya cukup terik.

Alhamdulillah

Day #9 Bunsay Level 7

Hari ini kakak libur sekolah, dan kami sudah bersepakat untuk mengisi hari ini dengan mencuci sepeda kakak bersama-sama sekaligus mencuci motor saya. Kegiatan ini disambut baik oleh anak-anak bahkan mereka berencana tidak meandi dulu tetapi mandi setelah membersihka motor dan sepeda.

Hari ini juga kami menyelesaikan barang bawaan yang akan di packing dan dibawa mudik, agar saat hari H pulang ke Banyuwangi semua sudah terbawa. Bahkan kakak sempat menyearankan ide yang sangat bagus menurut saya, yaitu merencanakan tempat-tempat wisata mana saja dan kunjungan lebaran kemana saaja yang harus kami list sehingga barang bawaan seperti baju renang, bola basket, gitar bisa kami pilih mana yang pasti akan kami bawa.

Alhamdulillah hari ini selesai membersihkan motor dan sepeda, packing sudah 90 5 terbawa semua hanya ada kekurangan dikit yang nanti bisa kami sisipkan karena kami belum memutuskan apakah kami anak main basket di Banyuwangi apa tidak.

 

Day #8 Bunsay Level 7

Hari ini kakak ada pondok ramadhan di sekolahnya, tidak lama sie hanya setengah hari. Tapi kali ini kakak juga mendapat beberapa informasi mengenai hari raportan dan beberapa persyaratannya.

Saat masih di sekolah dia menginformasikan kepada saya melalui SMS agar membawakan beberapa persyaratan agar tanggal 5 bisa mengambil raportnya karena selalin sudah menyelesaikan tanggungan SPP ternyata ada beberapa tanggungan yang harus di lakukan oleh kakak seperti melakukan pengembalian buku BOS sekolah, tidak ada tanggungan di perpustakaan serta pengembalian raport.

Hari ini saya bertugas untuk mengembalikan raport kakak dan segera menyelesaikan pembayaran SPP seperti yang kakak informasikan kepada saya melalui SMS.

Alhamdulillah semua persyaratan sudah selesai dalam satu hari.

Day #7 bunsay level 7

Hari ini hari kedua kami puasa yanpa abinya anak -anak, beliau sedang tugas di luar kota. Karena kebetul saya juga sedang ada kegiatan buka bersama dengan ex teman kantor yang dulu maka anak-anak saya titipkan ke tantenya.

Saat persiapan itu kakak sudah bisa menyiapkan apa saja yang mau dibawa untuk beberpaa keperluan disana dia pikirkan sendiri seperti:

  1. Peralatan mandi
  2. Peralatan sholat
  3. Buku-buku pelajaran untuk PAT keesokan hari
  4. Al Qur’an

Ternyata yang saya sempat merasa kaget karena saya tidak membriefing apa-apa tentang melanjutkan membaca Al -Qur’an karena kakak punya target pribadi, teryata kakak tetap konsisten membaca 2 juz demi agar target megajinya cepet tercapai. Alhamdulillah

 

Day #6 Bunsay Level 7

Puasa hari ke – 6 ini ada yang berbeda di keluarga kami karena pak suami sednag tugas keluar kota sampai hari kamis sore

Sehingga hari ini yang biasa pimpin sholat taraweh kami tidak bisa bertugas.  Akhirnya si kakak berinisiatif menjadi imam sholat teraweh untuk adiknya.

Saya mengamati saat kakak menjadi imam,  cukup banyak yg dia pelajari hari ini.  Ternyata jadu imam tarawih tidak mudah.  Dia agak canggung padahal sudah biasa pimpin sholat fardhu untuk adiknya.

Saat selesai sholat saya tanya perasaannya saat menjadi imam sholat,  dia bilang susah dan dia canggung karena harus memikirkan jumlah rokaat,  membaca keras terus menerus sehingga dia merasa kurang fokus dan sempat di saat di tengah2 sholat dia lupa bacaan sehingga dia batalkan sholat karena reflek noleh ke saya dan nanya saya harus gimana.. (hahaha)

Meski belun mulus kakak menjadi imam sholat tp saya bersyukur hari ini kakak belajar banyam saat kami berdua melakukan evaluasi,  termasuk ttg sikap imam sholat,  bacaan yg tidak terlalu cepat serta bagaimana jika lupa ayat di tengah2 sholat.

Alhamdulillah kakak bis menerima pelajaran hari ini dengan baik.

 

Day #5 Bunsay level 7

gak terasa sudah hari ke-5 puasa Ramadhan dan masih dengan patner kakak Rinov untuk mengamati hal-hal baik atau positifnya.

Seperti cerita saya di hari-hari sebelumnya kakak masih istiqomah melakukan :

  1. Mengaji 2 juz sehari
  2. Belajar materi PTS sendiri tanpa disuruh dua kali yaitu saat malam habis sholat taraweh dan setelah subuh sampai mau berangkat sekolah
  3. Masih juga membaca buku novel koleksinya sebelum tidur. Kalo in memang sudah kebiasaan hampir semua anggota keluarga kami.

Saya baru ingat juga kalo kami sebenarnya sudah tidak oernah nonton tivi selama hampir lima tahun tapi, kebetulan Ramadhan dan setiap habis sahur sambil menunggu sholat Subuh anak-anak menonton acara Net tivi sampai menjelang subuh.

Jika saya perhatikan sebenernya ini kebiasaan yang tidak negatif karena anak-anak jadi tidak tidur lagi setelah sahur, megingat di keluarga kami sahur harus jam 3 pagi, sesuai permintaan bapaknya.

Jadi mereka menonton acara tii setelah sahur baru tivi boleh nyala, saat sahur belumboleh nyala agar fokus makan dengan baik. Dan alhamdulillahnya anak -anak tidak pernah melanggar kegiatan ini.

Semoga anak-anak dan terutama kaka Rinov selalu istiqomah menjalankan target pribadi yang bermanfaat untuk dirinya dan orang lain aamiin.

 

Day #4 Bunsay level 7

Pengamatan hari ini..

Kebetulan tidak banyak yang dilakukan kakak di hari ke -4 puasa.  Kakak hanya belajar untuk PAT besok dan hari ini dia menginformasikan kepada saya bahwa besok selama PAT maunya diantar jemput ke sekolah (selama ini ke sekolah naik sepeda).

Oyah, setiap ramadhan kakak tanpa diminta selalu membaca AL Qur’an dengan target khatam saat bulan ramadhan berakhir. Tetapi di hari ke-4 ini kakak komit selalu sehari 2 juz karena tahun ini kami akan mudik ke Banyuwangi lebih lama di bulan ramadhannya ketimbang syawalnya. Dia komitmennya ingin tuntas sebelum tanggal 8 Juni karena kami akan pulang pada tanggal itu.

Alhamdulillah sampai hari ini kakak sudah menyelesaikan 8 juz atau sudah masuk ke juz 9. Dia membaca setiap hari tanpa di suruh. Kakak membaca al Qur’an setelah sholat Magrib dan dilanjutkan saat selesai sholat tarawih.

Alhamdulillah senang bisa melihat komitmen kakak untuk selalu khatam di bulan Ramadhan. kalau saya tidak salah ingat ini adalah tahun ke 5 kakak khatam setiap ramadhan.

 

Day #3 Bunsay Level 7

Pagi ini pengamatan saya ke kakak adalah saat kakak sedang belajar mengecat kotak Kas RT.  Kebetulan suami saya adalah pak RT,  dan barusaja mendapat warisan kotak kas yg terbuat dari kayu.

Agar kotak tersebut mempunyai identitas dan terlihat lebih rapi,  maka suami saya berencana mengecatnya dan mengajak kakak Rinov melihat dna mebantu prosesnya.

Kami cukup takjub juga ternyata saat proses awal perencaan kakak sudah bisa memberikan ide agar lebih cepat menggunakan cat semprot atau biasa kita sebut piloc.

Akhirnya setelah merencanankan bagian mana saja yg di cat,  kemudia membuat dasar tulisan dari kertas yg fi print terlebih dahulu dan dipotong menggunakan cutter.  Akhirnya kotak kas sudah selesai dikerjakan.

Alhamdulillah